Ayam Jantan Dari Timur

Jenis: Monograf

Author: Dad Murniah

ISBN: 978-979-069-045-5

Edisi: Cet 1

Publisher: Pusat Bahasa KEmenterian Pendidikan Nasional,

Fisik: viii, 78 hlm : ilus ; 15 x 21 cm

Subjek: Cerita Rakyat Sulawesi Selatan

Bahasa: Indonesia

Penerbitan: Pusat Bahasa KEmenterian Pendidikan Nasional, Jakarta : 2010

CallNumber: 398.20959844 DAD a

Uraian Singkat: Mallombasi menjadi Sultan Gowa XIV bergelar Sultan Hassanuddin. Dia meneruskan perjuangan ayahnya untuk melawan Belanda. Ayah Sultan Hasanuddin tidak senang Belanda karena memonopoli perdagangan. Oleh karena itu, Sultan Hasanuddin dengan gigih melakukan perlawanan terhadap Belanda. Pemerintah Belanda melalui VOC melawan Sultan Hasanuddin dengan siasat adu domba. Belanda mendekati Arung Palakka dari Bone untuk diajak bersama-sama melawan Sultan Hasanuddin. Arung Palakka merasa ditindas oleh kerjaan yang dipimpin oleh Sultan Hasanuddin. Pertarungan Belanda dan Arung Palakka melawan Sultan Hasanuddin berlangsung sangat seru. Pada akhirnya Sultan Hasanuddin kalah dan menyerah untuk menandatangani perjanjian Bungaya pada tanggal 18 November 1667. Perjanjian itu ditandatangani oleh Sultan Hasanuddin disaksikan oleh Laksamana Cornellis Speelman dari Hindia Belanda. Namun, Kerajaan Gowa tetap melawan Belanda dan Belanda merasa kewalahan dan meminta bantuan pada Batavia. Sultan Hasanuddin dijuluki "Ayam Jantan dari Timur" karena perjuangannya yang berani, walaupun telah diadakan perjanjian. Pertempuran darat dan laut dilakukan Sultan Hasanuddin dengan gagah berani.

No Barcode No Induk Nomor Panggil Akses Status Lokasi
Tidak Diketahui Tidak Diketahui Tidak Diketahui Tidak Diketahui Tidak Diketahui
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten
Tag Ind1 Ind2 Isi