Arjuna Wijaya
Jenis: Monograf
Author: Rangkuti, Hamsad
ISBN: 978-979-685-960-3
Edisi: Cetakan Pertama.
Publisher: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional,
Fisik: viii, 80 hlm. ; 21 cm.
Subjek: Fiksi Indonesia
Bahasa: Indonesia
Penerbitan: Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta : 2009.
CallNumber: 813 RAN a
Uraian Singkat: Kasrewa memanggil orang-orang kepercayaannya di sekitar istana yang juga telah mengetahui anak pertamanya itu bayi lelaki berujud raksasa berkepala sepuluh, bermulut sepuluh membutuhkan sepuluh ibu susu. Diceritakannya bagaimana kesulitan istrinya menyiapkan kebutuhan-kebutuhan sepuluh mulut dari puting susunya. Sukesih sudah tak bisa memenuhi kebutuhan anaknya yang lahap itu. Susunya sekering tanah yang tandus. Dia tak ingin anak itu menemui kematiannya. Maka dicarilah ibu-ibu di sekitar kerajaan yang tengah menyusui anaknya untuk dibawa ke istana. Beberapa ibu dimasukkan ke dalam kamar peraduan sang permaisuri raja dengan mata ditutup hingga bayi berujud raksasa itu tidak bisa dilihat mereka. Ibu-ibu susu dari sepuluh kepala Rawana dikembalikan ke kamar mereka di sekitar istana untuk beristirahat dan menyusui anak mereka sendiri. Demikianlah, Kasrewa menyampaikan rencananya kepada hulubalang raja. Sampai Rawana menyelesaikan masa bayinya. Hulubalang raja memanggil para prajurit kerajaan untuk mencari sepuluh ibu susu untuk sepuluh mulut bayi. Kelahiran Rawana atau Dasamuka beserta kehidupannya merupakan fenomena yang tak habis sudah diceritakan. Keserakahan manusia, kebaikan hati , kesedihan selalu menjadi pangkal dan akhir sebuah cerita.
| No Barcode | No Induk | Nomor Panggil | Akses | Status | Lokasi |
|---|---|---|---|---|---|
| Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
|---|