Pemberontakan Petani Banten 1888

Jenis: Monograf

Author: Sartono Kartodirdjo

ISBN: 978-602-9402-40-7

Edisi: Cet.1

Publisher: Komunitas Bambu,

Fisik: 424 hlm ; 24 cm.

Subjek: Perang - Banten

Bahasa: Indonesia

Penerbitan: Komunitas Bambu, Depok : 2015

CallNumber: 959.8023 SAR p

Uraian Singkat: Pemberontakan petani Banten 1888 adalah studi kasus gerakan sosial di Indonesia dilakukan oleh Sartono Kartodidjo, sejarawan Indonesia. Studi ini membahas mengenai pemberontakan para petani di Banten yang melakukan perlawanan terhadap pemerintahan Kolonial Belanda. Dalam perlawanan ini, petani Banten dipimpin oleh para Ulama dan para Tubagus, bangsawan di Banten. Sebelum terjadi pemberontakan pada 1888, sebelumnya juga telah terjadi pemberontakan-pemberontakan sipil. Sartono menyatakan bahwa pemberontakan-pemberontakan tersebut memliki kesinambangungan satu dengan yang lain.Dalam buku tersebut diceritakan bahwa pemberontakan disebabkan oleh kemiskinan di daerah ini. Selain karena sebagian besar daerahnya gersang, penerapan pajak yang diterapkan oleh pemerintah Belanda semakin menambah beban para petani.Di sisi lain, kemiskinan itu disebabkan karena letusan gunung Krakatau pada 27 Agustus 1883. Letusan tersebut menghancurkan sebagian wilayah Banten. Gunung Krakatau yang terletak di antara Jawa dan Sumatra (selat Sunda) tidak hanya memuntahkan lahar tapi juga mengakibatkan gelombang tsunami. Tiga tahun kemudian terjadilah pemberontakan tersebut di tengah kemiskinan akut yang dialami orang Banten.

No Barcode No Induk Nomor Panggil Akses Status Lokasi
Tidak Diketahui Tidak Diketahui Tidak Diketahui Tidak Diketahui Tidak Diketahui
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten
Tag Ind1 Ind2 Isi