Islam dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia dalam Proses Perdamaian di Afganistan
Jenis: Monograf
Author: Halida Maulidia
ISBN: 978-623-5448-39-8
Edisi: Cet.1
Publisher: Yuong Progressive Muslim,
Fisik: 190 hlm ; 20.5 cm
Subjek: Politik Islam
Bahasa: Indonesia
Penerbitan: Yuong Progressive Muslim, Tangerang Selatan : 2023
CallNumber: D 297.272 HAL i ; CB-D.32.08.2023 - 6061
Uraian Singkat: Ide mengenai agama yang terpinggirkan dalam dunia modern menjadi pengaruh tersendiri bagi perkembangan ilmu Hubungan International (HI). Sentimen ini kemudian berkembang di abad ke-20, tepatnya di dekade 1950 sampai 1960 di mana ilmu-ilmu sosial seperti politik percaya bahwa modernisasi akan mengurangi signifikansi politik primordial seperti etnis dan agama. Menurut Acharya dan Buzan, terdapat kemungkinan karya-karya HI non-Barat ada namun terhalang oleh karya HI Barat. Acharya menambahkan bahwa terhalangnya karya non-Barat HI karena ada faktor yang disengaja maupun tak disengaja. Marginalisasi karya non-Barat dalam HI ada karena terdapat superioritas pengetahuan dan budaya oleh Barat. Mengenai hubungan agama dalam HI, Fox dan Sandler mengkritik HI yang selama ini meminggirkan pentingnya agama. Menurut mereka, agama dapat memengaruhi HI dengan beberapa cara. Hal ini karena agama adalah sumber legitimasi yang dapat digunakan oleh banyak aktor untuk menjalankan sistem dunia seperti membuat kebijakan baik domestik maupun internasional. Selain itu, nilai norma yang didalamnya terdapat norma agama semakin berperan penting dalam ranah internasional.
| No Barcode | No Induk | Nomor Panggil | Akses | Status | Lokasi |
|---|---|---|---|---|---|
| Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
|---|