Revolusi Banten 1926 & Penjara Neraka Boven Digoel : Perjuangan KH. Achmad Chatib Memimpin Rakyat Banten Melawan Imperialesme Belanda

Jenis: Monograf

Author: MUFTI Ali ; Mehrunnisa Ani Mufti

ISBN: 978-602-53710-7-3

Edisi: Cet. 1

Publisher: Pemerintah Kota Serang,

Fisik: 153 hlm : illus ; 21 cm.

Subjek: Sejarah Indonesia -- Banten

Bahasa: Indonesia

Penerbitan: Pemerintah Kota Serang, Serang : 2020

CallNumber: BC 959.802 MUF r

Uraian Singkat: Penangkapan besar-besaran dilakukan pasca revolusi. 9 orang dihukum seumur hidup, empat orang pejuang dihukum gantung, 99 orang dibuang ke penjara Boven Digoel, 700 orang dikurung di tahanan di Banten, Batavia-dan Jawa Barat, tokoh spiritual Banten, yang dianggap terlibat dalam revolusi itu, Syeikh Asnawi Caringin, diasingkan selama tujuh tahun ke Cianjur Jawa Barat, dan Bupati Pandeglang saat itu, R.A.A. Kartadiningrat, yang dianggap tidak cermat dengan gejala revolusi dipecat. Di antara para tahanan di kamp interniran Tanah Merah Boven Digoel, terdapat sekelompok tahanan yang sangat radikal, tidak mau sama sekali dikontrol dan dimonitor oleh Pemerintah Kolonial. Mereka memilih tinggal di Gudang Arang dan kemudian disediakan kamp interniran baru, Tanah Tinggi untuk kelompok ini. Sardjono, Boedisoetjitro, iarcham, KH.Tb. Achmad Chatib, dll., memilih nggal di penjara ini. Lokasi yang berjarak 35km utara Tanah Merah ini hanya dapat diakses melalui sungai Boven Digoel dan menggunakan motorboot kurang lebih 6 jam perjalanan.

No Barcode No Induk Nomor Panggil Akses Status Lokasi
Tidak Diketahui Tidak Diketahui Tidak Diketahui Tidak Diketahui Tidak Diketahui
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten
Tag Ind1 Ind2 Isi