Buku Ajar Teknologi Sediaan Steril
Jenis: Monograf
Author: Besse Yuliana ; Andi Makkulawu
ISBN: 978-623-457-101-1
Edisi: Cet 1
Publisher: Yayasan Pendidikan dan Sosial Indonesia Maju (YPSIM),
Fisik: vi, 115 hlm : ilus ; 14,8 x 21 cm
Subjek: Teknologi Sterilisasi - Buku Ajar
Bahasa: Indonesia
Penerbitan: Yayasan Pendidikan dan Sosial Indonesia Maju (YPSIM), Kota Serang : 2023
CallNumber: 614.407 BES b ; CB-D.32.06 2023-6561
Uraian Singkat: Pada sediaan injeksi yang utama harus diperhatikan adalah sterilnya suatu sediaan melalui proses sterilisasi. Sterilisasi adalah pembebasan suatu material bahan ataupun alat dari berbagai mikroorganisme hidup atau stadium istirahatnya. Sel-sel vegetatif bakteri dan fungi dapat dimatikan pada suhu 60 C dan dalam waktu 5-10 menit. Namun spora fungi dapat mati pada suhu di atas 80 C dan spora bakteri barumati di atas 120 C selama 15 menit. Sterilisasi dan pasteurisasi dapat dicapai dengan cara pemanasan lembab, pemanasan kering, filtrasi, penyinaran, atau bahan kimia. Ada 5 metode umum sterilisasi, yaitu; sterilisasi uap (panas lembab), sterilisasi panas kering, sterilisasi dengan penyaringan (filtrasi), sterilisasi gas, sterilisasi dengan radiasi. Sediaan steril mencakup sediaan parenteral yang umum digunakan menunjukan pemberian lewat suntikan seperti berbagai sediaan yang diberikandengan disuntikan. Obat-obat dapat disuntikan atau diinjeksikan ke bagian tubuh termasuk sendi (intrasricular), ruang cairan sendi (intrasy-novial), tulang punggung (intraspinal) ke dalam cairan spinal (intrathecal), arteri(intraarterial)dan dalam keadaan gawat bahkan ke dalam jantung (intracardiac). Beberapa jenis sediaan steril yang dibahas pada buku ajar ini adalah ampul, vial, infus, tetes mata, tetes telinga. Untuk jenis sediaan injeksi yaitu ampul dan vial memiliki teknik pemberian tersendiri dimana pemberiannya juga melalui beberapa rute yang telah ditentukan. Persyaratan sediaan injeksi antara lain, isotonis, isohidris, bebas dari endotoksin bakteri dan bebas pirogen. Injeksi terbagi menjadi dua jenis, yaitu larutan injeksi volume besar (Large Volume Parenteral) dan volume kecil (Small Volume Parenteral). Penyuntikan larutan yang tidak isotonis ke dalam tubuh dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Bila larutan yang disuntikn hipotonis (mempunyai tekanan osmosa yang lebih kecil) terhadap cairan tubuh, maka air akan diserap masuk ke dalam sel-sel tubuh yang akhirnya mengembang dan dapat pecah. Buku ajar ini diharapkan mampu memberi pedoman dan tuntunan bagi pembaca dalam memahami tentang teknologi sediaan steril dan mampu menyusun karya ilmiah dengan menggunakan materi sediaan steril.
| No Barcode | No Induk | Nomor Panggil | Akses | Status | Lokasi |
|---|---|---|---|---|---|
| Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Tidak Diketahui | Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Banten |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
|---|