Mengislamkan Jawa : Sejarah Islamisasi di Jawa dan Penentangnya dari 1930 Sampai Sekarang
Author Buku: M.C.Ricklefs; Penerjemah, FX Dono Sunardi & Satrio Wahono
ISBN: 978-623-8371-03-7
Author Resensi: N Ratih Suharti
Tanggal Resensi: 31 Mei 2024
Resensi Buku:
Buku ini merupakan terjemahan dari volume terakhir seri yang membahas sejarah Islamisasi di kalangan masyarakat Jawa. Seri ini berupaya menjawab berbagai pertanyaan tentang masyarakat Jawa. Dalam tradisi literer, terdapat semacam pandangan bahwa masyarakat Jawa adalah masyarakat yang secara mistik eksotis, yang tidak sama dengan masyarakat mana pun juga. Literatur dari masa kolonial penuh dengan pemitosan dan prasangka semacam itu. Pada masa itu, Belanda sering kali menyebut masyarakat Jawa sebagai “ masyarakat yang paling lemah lembut di muka bumi” sementara beberapa penulis modern memandang masyarakat Jawa sebagai kaum yang tinggal di negeri “magis dan mistis” yang tiada mengenal rentang waktu. Masyarakat Jawa dipandang sebagai masyarakat yang begitu kental nuansa “Ketimuran”-nya.
Mengapa tema Islamisasi Jawa sangat penting? Antara lain karena suku Jawa merupakan salah satu kelompok etnis terbesar di dunia muslim. Dengan sekitar 100 juta dari hampir 250 juta penduduk Indonesia, etnis Jawa sekaligus merupakan suku terbesar di Indonesia. Karena itu, etnis Jawa memainkan peran penting dalam berbagai dinamika Indonesia sejak dari sosial, budaya, agama, ekonomi, dan politik dalam periodisasi sejarah Nusantara. Meski demikian, banyak kalangan di dalam maupun di luar negeri melihat sebagian besar Muslim Jawa hanyalah abangan atau “Islam KTP”. Masih absahkah anggapan demikian?
Sejarawan terkemuka Ricklefs membantah anggapan itu secara meyakinkan dalam karya mutakhirnya ini. Islamisasi masyarakat Jawa terus berlanjut sejak kemunculan Islam dalam masyarakat Jawa pada abadke-14. Ricklefs menunjukkan bahwa tanah Jawa kini makin “hijau”: Islamisasi mengalami pendalaman dan proses ini tak bisa dibalikkan.
Buku ini kaya akan data (dari beragam literatur, primer dan sekunder, juga wawancara, sensus dan survei) ini mengupas bagaimana massyarakat Muslim Jawa melewati masa sulit sejak awal penyebaran Islam, penjajahan kolonialisme Belanda dan Jepang, periode kemerdekaan, pemerintahan Presiden Soekarno yang kacau, totalitarianisme Presiden Soeharto dan demokrasi kontemporer. Bagaimana masyarakat Muslim Jawa menempuh berbagai perubahan itu, kini menjadi contoh luar biasa dalam hal peningkatan religiositas keislaman. Tentu saja, proses Islamisasi itu tidak bergerak lurus (linear), tapi panjang dan berliku. Selamat menikmati kisah tentang terang-pudar Islam di Tanah Jawa sejak abad ke-14 sampai sekarang.
(N Ratih Suharti)
Kata Kunci : Islamisasi Masyarakat Jawa