Capita Selecta Aspek-Aspek Arkeologi Indonesia / Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional
Author Buku: Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional
ISBN: 978-979-8401-48-8
Author Resensi: N Ratih Suharti
Tanggal Resensi: 29 Juli 2024
Resensi Buku:
Aspek-aspek Arkeologi Nasional adalah salah satu publikasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional yang terbit sejak tahun 1975 sampai tahun 2001 telah terbit sebanyak 26 nomor. Jenis publikasi ini khusus mengupas salah satu aspek dalam arkeologi Indonesia dalam bahasan yang cukup rinci.
Dalam terbitan kali ini beberapa nomor dari terbitan sebelumnya digabung sebanyak 6 nomor digabung menjadi 7 judul dan untuk melengkapi pokok bahasan, dalam edisi ini ditambahkan sebuah Monografi yang berjudul Sculptures of Ancient Sumatra, karangan Satyawati Suleiman (Bab 8). Ke-7 bab sebelumnya diantaranya adalah karya dari; 1) Uka Tjandrasasmita/1976 “Sepintas Mengenai Kepurbakalaan Islam Di Pesisir Utara Jawa”; 2) C Guillot/1992 “Perjanjian dan Masalah Perjanjian Antara Portugis dan Sunda Tahun 1522”; 3) Hassan M Ambary/1994 “Some Aspects of Islamic Archietecture in Indonesia”; 4) M Irfan Mahmud/1998 “Konsep Monarki Konstitusional Kerajaan Luwu”; 5) E.A. Kosasih/1999 “Notes on Rock Paintings in Indonesia”; 6) Dwi Yani Yuniawati/2001 “Stones Burials, One of the Megalithic Remains in Sulawesi”; 7) Soeroso MP/2001 “Main Thoughts on Archaeology”; 8) Satyawati Suleiman “Sculptures of Ancient Sumatra”.
Pada Bab 1 dipaparkan oleh Uka Tjandrasasmita yang merupakan ahli arkeologi alumni Fakultas Sastra UI Jakarta. Sejak semula mempunyai perhatian besar di bidang arkeologi Islam dan sebagai Ketua Bidang Arkeologi Islam di Lembaga Purbakala dan Peninggalan Nasional menyumbangkan dan mengembangkan penelitian pada bidang tersebut. Bab 2 C Guillot mengungkapkan tentang sejarah Pulau Jawa dan sejarah Sunda, terutama perjanjian dan masalahnya antara portugis dan sejumlah penguasa politik Sunda. Keterangan yang didapat dalam bab ini sebagian besar diperoleh melalui catatan dua penulis kronik terkenal asal Portugis terutama Joao de Barros dan Diogo do Couto. Bab 3 disampaikan oleh Hassan Muarif Ambary yakni tentang beberapa aspek arsitektur Islam di Indonesia yang dimulai pada abad ke-11. Bab 4 oleh M Irfan Mahmud membahas tentang Konsep Monarki Konstitusional Kerajaan Luwu, meskipun pengaruh Islam dalam karakter egalitarian sistem pemerintahan monarki konstitusional Kerajaan Luwu belum terungkap, karena Luwu adalah The Great of Bugis, maka penelitian lebih luas pada beberapa situs pelantikan raja-raja Bugis dan Makassar yang sejaman dan punya karakter budaya yang seirama. Bab 5 oleh E.A. Kosasih membahas tentang penelitian lukisan batu di Indonesia khususnya di wilayah Indonesia Timur masih terus dilakukan karena sampai saat ini belum dilakukan inventarisasi sebagai situs cagar budaya terutama yang terindikasi terdapat lukisan batu seperti di daerah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Irian Jaya. (N Ratih Suharti)
Kata Kunci : Arkeologi Indonesia