The Power Of Sejarah Indonesia / Joko Darmawan, Chaerudin

Author Buku: Joko Darmawan ; Chaerudin

ISBN: 978-602-19463-0-5

Author Resensi: N Ratih Suharti

Tanggal Resensi: 22 Juli 2024

Resensi Buku:

Perjalanan sejarah Indonesia sangat panjang dan penuh dengan berbagai macam pergolakan. Menyimak masa lalu, sejarah Indonesia memang terkait dengan peradaban masa lalu masyarakat Nusantara. Dalam The Power of Sejarah Nusantara Bagian I (Pertama) menyampaikan sejarah bangsa Indonesia dengan mengangkat sisi-sisi kerajaan masa lalu hingga masa pergerakan nasional. sementara, masa persiapan kemerdekaan, masa kemerdekaan dan setelah kemerdekaan hingga sekarang akan dibukukan dalam The Power of Sejarah Indonesia Bagian II (Kedua).

Buku The Power of Sejarah Nusantara Bagian I (Pertama) ini berisi analisa historis dari teks-teks yang telah ditulis oleh para ahli sejarah kuno hingga ahli sejarah abad XXI. Ungkapan-ungkapan yang diuraikan dalam lembaran-lembaran buku ini dimaksudkan untuk memberikan informasi secara utuh bagi para pembacanya sehingga diperoleh gambaran secara komprehensif. Pemaparannya disusun secara sistematis diantaranya yaitu; Bab I, menjelaskan tentang pengertian Nusantara sebagai wilayah kedaulatan Negara Kesatuan RI dan menjelaskan naskah-naskah kuno seperti Kitab Pararaton dan Kisah Negara Kertagama sebagai sumber awal nama Nusantara. Bab II, menjelaskan pelayaran Nusantara dan rute yang digunakan dalam perdagangan rempah-rempah sampai masuknya pengaruh kebudayaan Hindu-Buddha dan Islam di Nusantara. Bab III, menjelaskan kerajaan-kerajaan di Nusantara mulai dari abad ke IV hingga akhir abad XX, misalnya, Kutai di Kalimantan Timur, Tarumanagara di Jawa Barat, Sriwijaya di Sumatera Selatan, Melayu di Jambi, Aceh Darussalam di Banda Aceh, Medang (Mataram Kuno) dan Majapahit di Jawa, Benduhulu di Bali, Kerajaan Goa, Bone dan lainnya di Sulawesi, Kerajaan Ternate, Tidore di Maluku, Kerajaan Deli Serdang di Sumatera Utara, Kerajaan Pontianak, Kerajaan Riau-Lingga serta berbagai kerajaan lainnya di Nusantara. Bab IV, menjelaskan kedatangan bangsa-bangsa Eropa di Nusantara seperti Spanyol, Belanda, Prancis dan Inggris. Tujuan bangsa Eropa ini semula berdagang, namun pada akhirnya menguasai dan memonopoli rempah-rempah di Nusantara. Diuraikan pula perlawanan-perlawanan para raja dan bangsawan daerah bersama rakyatnya terhadap hegemoni Pemerintah Kolonial Hindia Belanda. Bab V, menjelaskan timbulnya pergerakan Nasional Indonesia yang diawali dari kelompok pemuda pelajar, diikuti dengan berdirinya organisasi-organisasi seperti Boedi Oetomo, Indische Partij, Sarekat Islam dan Taman Siswa. Selanjutnya diuraikan pula perlawanan-perlawanan yang dilakukan oleh Kartini, Dewi Sartika, Sam Ratulangie dan Wolter Monginsidi. Dan terakhir Bab VI, menjelaskan kedatangan bangsa Jepang dan ekspansi balatentaranya, semula keberadaan Jepang diharapkan membawa perubahan menuju cita-cita merdeka, namun pada kenyataanya harapan baru yang dijanjikan tersebut kosong belaka. (N Ratih Suharti)