Samudra Kezuhudan Gus Dur: Sang Guru Bangsa, Sang Sufi dalam Kesehariannya
Author Buku: KH Husein Muhammad
ISBN: 978-602-391-733-4
Author Resensi: N Ratih Suharti
Tanggal Resensi: 20 Maret 2025
Resensi Buku:
Buku Samudra Kezuhudan Gus Dur karya KH Husein Muhammad mengupas sisi spiritual Gus Dur, atau Abdurrahman Wahid, sebagai seorang sufi yang mendalam. Dalam buku ini, penulis menyajikan pemikiran Gus Dur yang penuh kebijaksanaan dan pendekatan zuhud (sikap sederhana dan menghindari keduniaan) dalam kehidupan sehari-harinya. Buku ini berusaha menggali dimensi spiritual Gus Dur yang sering kali terlupakan dalam narasi tentang kepemimpinan politiknya. Gus Dur tidak hanya dikenal sebagai Presiden Republik Indonesia, tetapi juga sebagai seorang ulama besar yang menggabungkan nilai-nilai sufisme dengan perjuangannya untuk kemanusiaan, keadilan, dan pluralisme.
Buku ini berfokus pada hubungan Gus Dur dengan konsep kezuhudan, yaitu hidup sederhana, jauh dari keserakahan duniawi, dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah. Selain itu, buku ini juga mengupas bagaimana Gus Dur mengaplikasikan prinsip-prinsip sufisme dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam interaksi sosial, politik, maupun spiritual. KH Husein Muhammad menjelaskan bagaimana Gus Dur menjalani kehidupan dengan penuh ketenangan, kesederhanaan, dan kebijaksanaan yang tercermin dalam keputusan-keputusan politiknya yang berbasis pada keadilan dan kemanusiaan.
Selain itu, buku ini juga menggambarkan bagaimana Gus Dur mengembangkan nilai-nilai sufisme dalam tindakan sehari-hari. Gus Dur tidak sekadar berbicara tentang konsep-konsep spiritual, tetapi ia juga mengamalkan prinsip-prinsip tersebut dalam kebijakan dan sikap hidupnya. Penulis menjelaskan banyak momen-momen dalam kehidupan Gus Dur yang menunjukkan kedalaman spiritualnya, mulai dari pengambil keputusan yang bijaksana hingga cara dia menyelesaikan perbedaan dengan penuh kebijaksanaan.
Kelebihan Buku
- Pendekatan yang Mendalam: Dengan pendekatan sufisme yang kuat, penulis mampu menggambarkan Gus Dur sebagai sosok yang utuh-sebagai seorang pemimpin sekaligus seorang sufi.
- Bahasa yang Menarik dan Mengalir: Penulisan buku ini disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga pembaca yang tidak memiliki latar belakang agama atau sufi tetap dapat memahami esensi pemikiran Gus Dur.
- Penyajian yang Humanis dan Inspiratif: Penulis berhasil menunjukkan bahwa kezuhudan Gus Dur tidak hanya terbatas pada kehidupan pribadi, tetapi juga berdampak pada masyarakat luas.
- Relevansi dengan Konteks Sosial: Buku ini sangat relevan dengan konteks sosial-politik Indonesia, terutama dalam menyikapi masalah-masalah pluralisme, toleransi, dan kemanusiaan.
Kekurangan Buku
Walaupun buku ini memberikan wawasan yang sangat berharga, satu kekurangan yang dapat dicatat adalah kurangnya penjelasan tentang pengaruh keagamaan lainnya dalam kehidupan Gus Dur. Meskipun Gus Dur dikenal sebagai seorang ulama Nahdlatul Ulama, namun buku ini lebih fokus pada sisi sufistiknya tanpa menyentuh lebih jauh aspek lainnya yang juga berperan penting dalam perjalanan intelektual Gus Dur.
Buku Samudra Kezuhudan Gus Dur adalah sebuah karya yang sangat penting bagi siapa saja yang ingin memahami lebih dalam tentang sosok Gus Dur, tidak hanya sebagai presiden atau tokoh politik, tetapi juga sebagai seorang sufi yang hidup dengan penuh kebijaksanaan dan kezuhudan. KH Husein Muhammad berhasil mengungkapkan dimensi spiritual Gus Dur yang dalam dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari yang penuh makna. Buku ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang ingin mempelajari lebih jauh tentang sufisme, Gus Dur, dan bagaimana prinsip-prinsip kezuhudan dapat diterapkan dalam kehidupan modern.