Antara Leuwidamar dan Rangkas Bitung Jejak Pewarta Injil / Halson Naiggolan

Author Buku: Halson Naiggolan

ISBN: 978-623-97445-0-2

Author Resensi: N Ratih Suharti

Tanggal Resensi: 19 September 2025

Resensi Buku:

Antara Leuwidamar dan Rangkasbitung: Jejak Pewarta Injil adalah karya yang berharga sebagai dokumentasi historis penyebaran injil dan perkembangan Gereja Kristen Pasundan di wilayah Lebak, Banten. Buku ini mendeskripsikan sejarah dan jejak penyebaran Injil di daerah Lebak, khususnya antara Leuwidamar dan Rangkasbitung (Provinsi Banten). Fokus cerita melingkupi:

· Biografi tokoh‑tokoh utama dalam Gereja Kristen Pasundan (GKP) Jemaat Rangkasbitung, termasuk Antonie Andriaan Pennings, seorang zendeling (misionaris) muda dari Netherlandsche Zendingsvereeniging (NZV), dan Pdt Robert Nixon Kindangen sebagai pendeta Jemaat Ketujuh di Rangkasbitung.

· Sejarah pembangunan gereja pertama di Leuwidamar (Kerkje te Lebak, sekitar tahun 1895) dan pembangunan gereja di Rangkasbitung (dekat pasar, dipindah ke Pacinan Rangkasbitung) yang menjadi cikal bakal GKP Jemaat Rangkasbitung.

· Konteks sosial, budaya, dan politik di Lebak dan Rangkasbitung—bagaimana umat Kristen berinteraksi dengan masyarakat lokal, bagaimana pemerintahan kolonial Belanda melihat misi injil, dan bagaimana dinamika keagamaan berubah sepanjang berbagai periode sejarah: kolonialisme, revolusi, Orde Lama, Orde Baru, hingga pandemi COVID‑19.

· Penekanan bahwa Rangkasbitung mencerminkan “miniatur Indonesia”: keberagaman sosial dan budaya, solidaritas, persatuan di tengah perbedaan. 

Kelebihan Buku

  1. Dokumentasi yang historis dan lokal:
  2. Keterkaitan dengan perubahan zaman:
  3. Nilai sosial dan kemanusiaan:
  4. Narasi yang memotivasi misi Injil: 

Kelemahan Buku

  1. Keterbatasan data atau dokumentasi:
  2. Fokus gereja & tokoh tertentu:
  3. Keterbacaan dan keseimbangan narasi:
  4. Analisis teologis agak terbatas: