The Last Cowboy : Sang Koboi Terakhir / MCKENNA Lindsay

Author Buku: MCKENNA Lindsay (Pengarang)

ISBN: 978-602-03-0825-8

Author Resensi: N Ratih Suharti

Tanggal Resensi: 29 Oktober 2025

Resensi Buku:

Cerita berlatar di Jackson Hole, Wyoming, di mana peternakan dan tradisi koboi masih sangat terasa. Tokoh utama pria adalah Slade McPherson (seorang koboi “tempo dulu” yang menjalankan ranchnya di sisi yang cukup kritis secara keuangan), peternakannya bisa saja dilelang jika satu hari saja terjadi kesalahan besar. Tokoh utama wanita adalah Jordana Lawton (seorang dokter kota yang datang ke ranch Slade untuk melatih kudanya, dan secara tak langsung juga untuk berlatih bersama).

Slade merasa bahwa: meskipun ia butuh klien untuk mempertahankan peternakannya (agar bisa menjaga pembayaran dan hambatan keuangan lainnya), ia enggan “terlibat” dengan wanita kota seperti Jordana — terutama karena perbedaan dunia mereka: Slade adalah koboi yang berdarah rancher, sedangkan Jordana adalah seorang dokter kota modern.
Dan Jordana, datang dengan niat — membawa kudanya untuk dilatih oleh Slade, ingin mencoba endurance riding dan berusaha di dunia yang agak berbeda dengan yang biasa ia jalani.

Saat mereka mulai bekerja bersama—Slade melatih kudanya, kemudian juga Jordana—kedekatan mulai tumbuh. Namun kemudian terjadi sebuah insiden besar: Slade terluka akibat “run-in” dengan seekor banteng yang marah. Karena luka itu, Slade tak bisa berkompetisi dalam sebuah lomba (yang kemungkinan besar bisa menyelamatkan masa depan ranch-nya) — dan situasi ini membuat ia semakin tergantung pada dukungan Jordana, serta memaksa dia menghadapi rasa takut dan kerentanannya.

Tema yang dikisahkan dalam buku fiksi ini penuh dinamika dari mulai tema “tradisi vs perubahan” seorang koboi tradisional dan seorang profesional dari kota. Lalu tema “keuangan dan tanggung jawab” kelangsungan bisnis peternakan menghadapi resiko. Tema “cinta yang tumbuh dari ketidaksengajaan, hingga tema pemulihan dan kerentanan yakni meskipun kuat dan mandiri sebagai orang yang bersosialisasi kita tetap membutuhkan orang lain untuk bekerjasama.

Klimaks cerita terjadi ketika Slade harus memilih: apakah ia akan mempertahankan ranch dan menghadapi lomba penting dengan risiko besar, atau menyerah karena luka dan tekanan keuangan. Jordana menjadi bagian penting dalam keputusan itu—baik secara praktis (membantunya) maupun emosional (membuatnya melihat bahwa ia juga bisa membuka dirinya terhadap kepercayaan dan cinta). Akhirnya, melalui kolaborasi mereka, Slade mendapatkan kesempatan untuk bangkit kembali, dan hubungannya dengan Jordana memberinya harapan baru—baik untuk ranch maupun untuk kehidupan pribadi.