Best Husband /
Author Buku: TEYA, Mbak
ISBN: 978-623-7977-10-0
Author Resensi: N Ratih Suharti
Tanggal Resensi: 29 Oktober 2025
Resensi Buku:
Cerita ini berfokus pada kehidupan seorang mahasiswi bernama Karina dan seorang pria bernama Andra. Dikisahkan dalam buku ini, hidup Karina yang semula tenang mulai berubah drastis saat ia memasuki bangku kuliah. Ia menjadi sasaran hal-hal mengerikan, mulai dari adanya sosok asing yang terus mengintainya, rumor buruk yang beredar di kampus, hingga puncaknya adalah sebuah kejadian tragis yang menimpanya dan menghancurkan hidupnya. Ia mengalami sebuah peristiwa kekerasan yang tragis, sebuah musibah yang menghancurkan hidup dan harga dirinya dalam sekejap. (peristiwa ini adalah pemerkosaan).
Di tengah kekacauan itu, satu-satunya hal terbaik dalam hidup Karina adalah kehadiran Andra. Jauh di dalam hatinya, Karina sangat mengimpikan Andra untuk menjadi suaminya kelak.
Tak disangka, impian itu seolah akan terwujud ketika Andra tiba-tiba mengajaknya menikah. Namun, Karina justru menolak keras ajakan tersebut. Hatinya hancur karena ia tahu betul alasan Andra melamarnya. Ajakan menikah itu bukanlah didasari oleh cinta, melainkan murni karena keterpaksaan dan rasa tanggung jawab atas musibah yang menimpa Karina. Karina yakin Andra melamarnya murni karena rasa kasihan dan keterpaksaan—sebuah bentuk tanggung jawab moral atas apa yang menimpa Karina. Meski sempat menolak keras, pernikahan itu akhirnya tetap terjadi.
Bagi Karina, Andra adalah perwujudan "suami terbaik" (Best Husband). Dia adalah sosok yang selalu melindunginya dan rela melakukan apa pun demi dirinya. Namun, ironisnya, semua perlakuan baik dan perlindungan dari Andra itu tidak juga mampu membuat Karina merasakan kebahagiaan. Setiap perhatian, setiap sentuhan lembut, dan setiap tindakan perlindungan dari Andra, hanya terasa seperti belas kasihan di mata Karina. Ia tidak bisa menerima kebaikan itu dengan tulus karena ia diliputi rasa bersalah; ia merasa telah "menjebak" Andra dalam pernikahan tanpa cinta ini.
Novel ini mengisahkan perjalanan rumah tangga mereka yang dimulai bukan karena cinta, melainkan karena keterpaksaan. Mengisahkan perjuangan hidup dan batin Karina yang hebat. Di satu sisi, ia berjuang untuk sembuh dari trauma berat masa lalunya (kekerasan yang ia alami). Di sisi lain, ia berjuang dengan pernikahannya sendiri. Ia mencintai suaminya, tetapi ia tidak bisa percaya bahwa suaminya bisa mencintainya dengan tulus setelah apa yang terjadi.