Kembara Rindu

Author Buku: Habiburrahman El Shirazy; Editor, Triana Rahmawati

ISBN: 978- 623-745-809-8

Author Resensi: N Ratih Suharti

Tanggal Resensi: 14 April 2026

Resensi Buku:

Novel ini merupakan sebuah karya yang memadukan keindahan sastra religius dengan petualangan intelektual dan spiritual. Tokoh utamanya adalah Ridho, seorang pemuda lulusan Universitas Al-Azhar, Mesir, yang memiliki dedikasi tinggi terhadap ilmu agama dan pengabdian masyarakat.

Cerita bermula ketika Ridho kembali ke tanah air setelah menyelesaikan studinya. Alih-alih memilih jalan yang nyaman di kota besar, Ridho justru terpanggil untuk mengabdi di pelosok daerah, tepatnya di sebuah desa di lereng Gunung Slamet. Di sana, ia menghadapi berbagai tantangan nyata: dari kemiskinan masyarakat, kurangnya pendidikan, hingga praktik-praktik keagamaan yang masih bercampur dengan khurafat.

Namun, 'kembara' atau perjalanan Ridho bukan sekadar tentang fisik dan dakwah. Di balik semangat pengabdiannya, ada rindu yang mendalam. Rindu tersebut bercabang menjadi tiga hal yakni; 1.Rindu kepada Sang Pencipta: Manifestasi cinta ilahiyah yang menjadi motor penggerak setiap langkahnya. 2.Rindu akan Ilmu: Semangatnya yang tak pernah padam untuk terus belajar meski berada di tempat terpencil. 3.Rindu akan Cinta Sejati: Perjalanan hati Ridho dalam menemukan pendamping hidup yang sejati, yang mencintai Allah di atas segalanya.

Dalam perjalanannya, Ridho dipertemukan dengan berbagai karakter yang menguji kesabaran dan keteguhan imannya. Ia harus berhadapan dengan tokoh-tokoh yang tidak senang dengan pembaruan yang ia bawa. Di sisi lain, pembaca juga diajak menyelami dilema asmara yang dibalut dengan etika kesantunan Islami yang khas. Novel ini kaya akan pesan moral, motivasi kerja keras, dan kutipan-kutipan syahdu yang menggugah jiwa. Buku ini mengajak pembaca memahami bahwa kerinduan yang paling hakiki adalah kerinduan yang membawa seseorang semakin dekat kepada kebenaran.