Gadis Kota Jerash
Author Buku: HABIBURRAHMAN El Shirazy
ISBN: 978-602-8436-47-2
Author Resensi: N Ratih Suharti
Tanggal Resensi: 15 April 2026
Resensi Buku:
Buku "Gadis Kota Jerash" merupakan sebuah antologi cerpen (kumpulan cerita pendek) karya Habiburrahman El Shirazy (penulis Ayat-Ayat Cinta) bersama para penulis berbakat dari Forum Lingkar Pena (FLP). Buku ini merupakan sebuah "mosaik" kisah yang membawa pembaca melintasi batas-batas geografis, mulai dari tanah air hingga ke Timur Tengah. Cerpen utama yang menjadi judul buku ini, "Gadis Kota Jerash" karya Habiburrahman El Shirazy, mengisahkan tentang perjalanan spiritual dan kemanusiaan.
Berlatar belakang keindahan reruntuhan kota kuno Jerash di Yordania, kisah ini menyoroti pertemuan tokoh utamanya dengan sosok gadis lokal yang menyimpan keteguhan iman dan ketabahan di tengah terpaan hidup. Sebagaimana ciri khas tulisan Kang Abik (sapaan akrab Habiburrahman), narasi yang dibangun kental dengan: Nilai-nilai Islami yang teduh dan mencerahkan. Deskripsi latar yang kuat, membuat pembaca seolah diajak berkeliling melihat peninggalan Romawi di Yordania. Pesan moral tentang bagaimana menjaga kehormatan diri dan cinta yang berlandaskan ketaatan kepada Sang Pencipta.
Karena buku ini merupakan karya bersama (antologi), pembaca juga akan disuguhi berbagai cerita pendek lain dari penulis-penulis Lingkar Pena. Tema yang diangkat sangat beragam, meliputi:
- Perjuangan Hidup: Kisah-kisah tentang bertahan hidup di tengah kemiskinan atau penindasan.
- Dilema Moral: Karakter yang dihadapkan pada pilihan sulit antara idealisme dan kenyataan.
- Romantika yang Santun: Hubungan antarmanusia yang digambarkan dengan penuh kesopanan dan etika religius.
"Gadis Kota Jerash bukan sekadar fiksi hiburan, melainkan sebuah refleksi tentang bagaimana nilai-nilai universal Islam dapat memandu manusia dalam menghadapi pahit manisnya kehidupan di berbagai belahan dunia." Palestina yang luka dan penuh duka selalu menggoda para cerpenis untuk menuliskannya dalam karya. Ini tentu bukan eksploitasi, tapi ungkapan solidaritas dan rasa peduli secara estetik pada nasib sesama. Persembahan cerpen-cerpen yang indah sekaligus berurai air mata dalam buku ini mencoba mengetuk hati pembaca untuk ikut mendorong 'kemerdekaan' saudara-saudara kita di Palestina. Buku ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai fiksi religius yang ringan namun sarat makna, serta ingin menikmati gaya bahasa yang puitis dan mengalir khas sastra Lingkar Pena pada masanya.