Frankie: Kucing Abu-abu Bertelinga Satu Setengah

Author Buku: ochen Gutsch & Maxim Leo;Terjemahan: Lisa Alvianne Farastrie

ISBN: 978-623-8371-42-6

Author Resensi: N Ratih Suharti

Tanggal Resensi: 11 September 2026

Resensi Buku:

Richard Gold adalah seorang pria yang kehilangan seluruh gairah hidupnya setelah ditimpa duka mendalam. Merasa tak lagi memiliki alasan untuk bertahan, ia merencanakan keputusan nekat untuk mengakhiri segalanya. Namun, persis pada saat-saat paling krusial, rencananya terganggu oleh sosok tak terduga: seekor kucing jalanan abu-abu berpenerangan tajam dengan telinga yang terpotong sebagian. Kucing itu bernama Frankie.

Frankie tidak peduli dengan kesedihan atau krisis eksistensial yang dialami Gold. Sebagai kucing jalanan yang pragmatis, yang dicarinya hanyalah makanan, tempat berteduh yang hangat, dan sedikit kedamaian. Frankie menginvasi rumah Gold tanpa permisi, mengubah suasana suram rumah itu dengan kepolosannya yang jenaka, pandangannya yang naif tentang dunia manusia, serta filosofi hidup ala kucing yang serba sederhana.

Lewat interaksi sehari-hari yang unik dan penuh humor, kebersamaan mereka perlahan mengubah banyak hal. Dilihat dari sudut pandang Frankie yang lugu namun tajam, keputusasaan manusia tampak aneh sekaligus menyentuh. Tanpa disadari, hadirnya Frankie yang terus-menerus menuntut perhatian membuat Gold menunda niat kelamnya, hingga akhirnya tumbuh ikatan persahabatan tak biasa yang perlahan memulihkan kehangatan dalam hidup Gold.

Kisah ini adalah novel yang hangat, lucu, sekaligus menyentuh hati tentang kehilangan, penyembuhan trauma, dan bagaimana seekor hewan peliharaan bisa menjadi juru selamat bagi jiwa manusia yang sedang terluka.