Semua Kolom
  • Semua Kolom
  • Judul Buku
  • Author Buku
  • Author Resensi
  • ISBN/ISSN

Budaya Dan Religi Masyarakat Ciomas Banten

Author Buku: AYATULLAH Humaeni

ISBN: 978-979-9152-39-8

Author Resensi: N Ratih Suharti

Tanggal Resensi: 31 Januari 2024

Resensi Buku:

Buku ini mengkaji tentang berbagai bentuk religi dan budaya pada masyarakat Ciomas Serang Banten. Bagaimana masyarakat Ciomas meyakini dan mempraktekan religi dan budaya yang ada dalam kehidupan mereka sehari-hari. Konsep religi mengandung berbagai unsur seperti keyakinan, ritual, upacara, sikap dan pola tingkah laku serta alam pikiran dan perasaan para penganutnya. Berbagai aktifitas seperti berdo'a, bersujud, bersaji, berkorban, slametan, makan bersama, menari, dan menyanyi, berprofesi, berseni drama suci, berpuasa, bertapa, bersemedi, mengucapkan mantra, mempraktekan magis, mempercayai makhluk-makhluk halus (gaib), menyediakan sesajen dan lain sebagainya meru[pakan bagian dari aktifitas religi.

Religi dalam pandangan masyarakat Ciomas adalah sebuah konsepsi tentang keyakinan akan adanya Tuhan, malaikat, kitab, rasul, hari akhir dan qadha serta qadhar Tuhan yang semuanya bersumber dari Al-Qur'an. Disamping keyakinan dan keimanan terhadap enam hal diatas, masyarakat Ciomas juga meyakini bahwa Tuhan tidak hanya menciptakan manusia, hewan, tumbuhan dan juga berbagai benda yang bisa diamati yang ada di alam, tetapi juga menciptakan makhluk lainnya yang tidak bisa dilihat dan diamati yang seringkali disebut dengan jin, hantu, setan, makhluk gaib dan lain sebagainya. Oleh karena adanya konsepsi tentang adanya berbagai makhluk gaib dan alam gaib, praktek magis menjadi sebuah tradisi dan menjadi karakteristik budaya pada masyarakat Ciomas. Dimensi magis hampir selalu masuk dalam beragam aktifitas sosial masyarakat terutama ketika mereka menghadapi persoalan hidup yang sulit diatasi dengan cara yang rasional.

Selain semua hal diatas yang berkaitan dengan budaya dan tradisi masyarakat Ciomas tidak hanya kental dengan praktek magisnya, tetapi juga kental dengan berbagai aktifitas keagamaan. Berbagai ritual ibadah dan upacara-upacara slametan hampir selalu muncul dalam siklus kehidupan mereka. Hari-hari besar Islam diisi dengan beragam aktifitas keagamaan yang selalu melibatkan seluruh anggota masyarakat. Aktifitas sosial keagamaan ini tentu saja bagi masyarakat Banten tidak hanya bermakna sebagai ritual ibadah semata, tetapi juga sebagai bentuk kesadaran diri sebagai bagian dari anggota masyarakat yang harus selalu terlibat aktif dan mengambil bagian dalam setiap even sosial. Upacara-upacara atau tradisi keagamaan seperti berbagai slametan ini, tentu saja membangkitkan emosi keagamaan bagi masyarakat Ciomas yang mempraktekan dan meyakininya, juga ada makna solidaritas sosial dan kesetaraan yang terbangun. Hal ini akan berdampak positif bagi pembangunan karakter masyarakat yang mencintai dan mentradisikan kearifan lokal dan menggali nilai-nilai budaya dan nilai-nilai keagamaan melalui aktifitas sosial keagamaan ini. (N Ratih Suharti)

 

Kata Kunci : Religi, Budaya, Masyarakat Ciomas Banten